Makan Kacang Selama Hamil Bisa Mencegah Alergi Pada Anak

Tingginya angka kejadian alergi kacang pada anak-anak membuat banyak calon orangtua bertanya-tanya, apakah kacang untuk ibu hamil cukup aman dan bermanfaat? Masalahnya, pilihan makanan ibu hamil bisa memengaruhi kondisi kesehatan anak yang dilahirkan.

Reaksi alergi terhadap kacang-kacangan memang berbeda-beda, dari yang ringan hingga yang mengancam nyawa. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa wanita hamil yang tidak punya alergi kacang dan makan lebih banyak kacang saat hamil dapat menurunkan risiko anak mengalami alergi terhadap kacang.

Bolehkah makan kacang saat hamil?

Menurut sebuah penelitian tahun 2010, jumlah kejadian alergi kacang pada anak-anak mengalami peningkatan sebesar lebih dari tiga kali lipat. Dengan meningkatnya kejadian alergi tersebut, tidak mengherankan apabila ibu hamil semakin getol mencari panduan mengenai apakah makanan selama kehamilan dapat memengaruhi risiko anak mereka terkena alergi makanan.

Namun, panduan mengenai makanan selama kehamilan terus berubah-ubah sehingga banyak membuat para ibu bingung. Peneliti mengatakan, ibu hamil saat ini seharusnya tidak perlu menghindari konsumsi kacang-kacangan selama kehamilan. Pasalnya, kacang untuk ibu hamil merupakan sumber protein yang baik dan juga mengandung asam folat, yang berpotensi mencegah kegagalan pembentukan sistem saraf pada janin.

Ya, kacang sendiri aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. Dengan syarat Anda memang tidak memiliki alergi kacang.

Manfaat kacang untuk ibu hamil

Sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard University mengumpulkan data sebanyak lebih dari 8.200 anak-anak. Para peneliti menemukan bahwa anak yang dilahirkan oleh ibu yang lebih sering mengonsumsi kacang-kacangan saat hamil (lebih dari lima kali dalam seminggu), memiliki risiko yang paling kecil untuk mengalami alergi kacang.

Akan tetapi, penurunan risiko tersebut tidak berpengaruh secara signifikan pada anak yang berasal dari ibu yang memang memiliki alergi terhadap kacang-kacangan.
Ibu hamil yang sehat sebenarnya tidak memiliki pantangan

Para peneliti mengatakan bahwa hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang mengatakan bahwa paparan terhadap alergen (bahan pemicu alergi) lebih awal dapat meningkatkan kemungkinan toleransi terhadap alergen tersebut sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya alergi makanan pada masa kanak-kanak.

Delapan bahan makanan yang paling sering menyebabkan alergi yaitu kacang tanah, susu, telur, kerang, ikan, gandum, dan kedelai.

Namun, peneliti juga memperingatkan bahwa ibu yang alergi terhadap suatu bahan makanan tetap harus menghindari makanan tersebut selama kehamilan, meskipun makanan tersebut memiliki nutrisi yang baik.

Intinya, jangan sampai Anda membatasi atau sama sekali tidak mengonsumsi makanan tertentu yang bernutrisi hanya karena takut nanti anak alergi. Padahal Anda sendiri tidak alergi terhadap makanan tersebut. Selama Anda sendiri tidak alergi, kacang untuk ibu hamil sangat dianjurkan.

Bila Anda punya kekhawatiran tertentu, misalnya karena suami punya alergi makanan tertentu, silakan diskusikan langsung dengan dokter kandungan Anda untuk menentukan pola makan yang terbaik buat Anda saat hamil.

Tulisan ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *